Diantara kita mesti ada yang berpikir gini:
KIRA-KIRA AMALAN YANG SUDAH
ANA KERJAKAN DITERIMA GA YA
SAMA ALLAH?
Ternyata Allah telah memberikan kita petunjuk berupa jawaban agar amalan seorang hamba bisa
diterima.
Emang apa aja ya?
Berikut 2 syarat agar amal seorang hamba diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
1. Ikhlas karena Allah.
2. Mengikuti tuntunan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam(Ittiba').
MANA DALILNYA?
1. Dalil dari Al-Qur'an
ۚ فَمَنۡ كَانَ يَرۡجُوۡالِقَآءَ رَبِّهٖ فَلۡيَـعۡمَلۡ عَمَلًا صَالِحًـاوَّلَايُشۡرِكۡ بِعِبَادَةِ رَبِّهٖۤ اَحَدًا
"Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal
yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya"
(QS. Al Kahfi: 110)
Al Imam lbnu Katsir Rahimahullah menjelaskan,
"Maka hendaklah ia mengerjakan amal yang sholeh", maksudnya adalah mencocoki syariat
Allah ( mengikuti petunjuk Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam ). Dan "janganlah ia mempersekutukan
seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya", maksudnya selalu mengharap wajah Allah semata
dan tidak berbuat syirik pada-Nya. Inilah dua rukun diterimanya ibadah, yaitu harus ikhlas karena Allah dan mengikuti petunjuk Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam."
(Tafsir Al Qur'an Al 'Azhim, Ibnu Katsir, 9/205)
2. Dalil dari Hadits
مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ
Dari Ummul Mukminin, 'Aisyah Radhiyallahu Anha, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda:
"Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka
perkara tersebut tertolak."
(HR. Bukhari no. 20 dan Muslim no. 1718).
photo : clay-banks-a9kHtTbjpwY-unsplash , https://unsplash.com/s/photos/accept
sumber : https://www.instagram.com/p/CbXoGZmNbtH/?hl=id
KIRA-KIRA AMALAN YANG SUDAH
ANA KERJAKAN DITERIMA GA YA
SAMA ALLAH?
Ternyata Allah telah memberikan kita petunjuk berupa jawaban agar amalan seorang hamba bisa
diterima.
Emang apa aja ya?
Berikut 2 syarat agar amal seorang hamba diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
1. Ikhlas karena Allah.
2. Mengikuti tuntunan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam(Ittiba').
MANA DALILNYA?
1. Dalil dari Al-Qur'an
ۚ فَمَنۡ كَانَ يَرۡجُوۡالِقَآءَ رَبِّهٖ فَلۡيَـعۡمَلۡ عَمَلًا صَالِحًـاوَّلَايُشۡرِكۡ بِعِبَادَةِ رَبِّهٖۤ اَحَدًا
"Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal
yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya"
(QS. Al Kahfi: 110)
Al Imam lbnu Katsir Rahimahullah menjelaskan,
"Maka hendaklah ia mengerjakan amal yang sholeh", maksudnya adalah mencocoki syariat
Allah ( mengikuti petunjuk Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam ). Dan "janganlah ia mempersekutukan
seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya", maksudnya selalu mengharap wajah Allah semata
dan tidak berbuat syirik pada-Nya. Inilah dua rukun diterimanya ibadah, yaitu harus ikhlas karena Allah dan mengikuti petunjuk Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam."
(Tafsir Al Qur'an Al 'Azhim, Ibnu Katsir, 9/205)
2. Dalil dari Hadits
مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ
Dari Ummul Mukminin, 'Aisyah Radhiyallahu Anha, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda:
"Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam agama kami ini yang tidak ada asalnya, maka
perkara tersebut tertolak."
(HR. Bukhari no. 20 dan Muslim no. 1718).
photo : clay-banks-a9kHtTbjpwY-unsplash , https://unsplash.com/s/photos/accept
sumber : https://www.instagram.com/p/CbXoGZmNbtH/?hl=id